![]() |
Ubur-ubur (Catostylus mosaicus) memancarkan cahaya bioluminesasi alami saat berada di kegelapan. (Foto: Alya Amelia) |
Ini bukan tentang ubur-ubur
yang hanya hidup di lautan gelap.
Melainkan tentang ubur-ubur
yang hidup,
lalu sebentar bersinar menerangi lautan.
Aku mengagumi cahayanya,
menikmati keindahannya,
hingga perlahan meredup.
Bukan karena ia kehilangan cahaya,
melainkan karena aku sadar
sudah ada seseorang
yang membuatnya bersinar.
Dan mungkin,
aku hanya ditakdirkan
untuk melihat cahayanya
sebelum akhirnya padam
di mataku sendiri.

1 Komentar
Suka banget sama metaforanya
BalasHapus