Ube Bukan Ubi Ungu

Ube (Dioscorea alata) dan
ubi ungu (Ipomoea batatas)  Foto: Freepik

Rona Bicara - Media sosial heboh setelah banyak orang mengira ube adalah ubi ungu padahal berbeda.

Kemiripan warna terlihat dari berbagai olahan makanan dan minuman. Meski berasal dari jenis tanaman yang berlainan, kedua umbi tersebut memiliki ciri masing-masing. Hal itu terlihat dari rasa, tekstur, dan aroma.

Mengenal Ube dan Ubi Ungu
Perbedaan paling utama teletak pada jenis tanaman. Ube punya nama ilmiah Discorea alata dan termasuk umbi kelompok purple yam.

Jenis tanaman ini  dari kawasan Asia Tenggara. Kata "ube" digunakan dalam bahasa Tagalog Filipina. Namun, masyarakat Indonesia menyebutnya uwi ungu.

Sementara, ubi ungu punya nama ilmiah Ipomoea batatas. Tanaman ini termasuk kelompok ubi jalar dari wilayah Amerika Selatan. Ubi Ungu kemudian menyebar ke berbagai dunia.

Kenali Ciri Fisiknya
Bentuk perbedaan terlihat pada batang, kulit, dan daging. Ketiga bagian tersebut memiliki tampilan khas.

Ube memiliki batang tanaman merabat dan melilit ke arah kanan. Kulit luarnya coklat kehitaman, tebal, kasar, dan keras. Daging dalamnya berwarna bercak ungu muda.

Adapun, ubi ungu memiliki batang tanaman menjalar di permukaan tanah. Kulit luarnya ungu kehitaman, tipis dan halus. Daging dalamnya berwarna ungu pekat.


Rasa, Tekstur , dan Aroma
Setelah proses pengukusan, ube dan ubi ungu memiliki rasa tersendiri. Tekstur kedua umbi juga memiliki ciri masing-masing. Aroma yang dihasilkan pun tidak sama.

Menurt akun Tiktok @_vaniawijaya, ube yang matang terasa halus, lembut dan creamy. Tingkat  manisnya cukup ringan. Aromanya menyerupai flora dan vanilla.

Vania juga menuturkan ubi yang dikukus terasa padat serta berserat. Sensasi manisnya alami. Wanginya tidak sekhas ube.

Ube dan ubi ungu memang sama-sama berwarna ungu. Namun, keduanya memiliki ciri yang membuatnya mudah dikenali. Jadi, jangan sampai salah menyebut ube sebagai ubi ungu lagi.












Posting Komentar

1 Komentar